Perbedaan Asam dan Basa dari Teori, Sifat dan Contoh

5 Likes Comment
pengertian dan perbedaan asam dan basa

Asam dan basa merupakan salah satu hal yang penting dalam ilmu Kimia maupun dalam ilmu pengetahuan yang lain. Dikarenakan kedua hal tersebut dapat dengan mudah untuk kamu temukan dimana pun. Contohnya saja seperti dalam cuka hingga sabun mandi yang biasa kamu gunakan sehari hari. Di dalam ulasan kali ini akan diulas beberapa perbedaan asam dan basa yang perlu kamu tahu.

3 Indikator Perbedaan asam dan Basa

Pengertian Asam dan Basa

Untuk asam sendiri berasal dari kata lain yakni acids atau acere yang memiliki arti yakni asam. Dimana asam merupakan salah satu zat kimia yang mampu untuk menerima elektron dan menyumbangkan ion atau proton hidrogen. Untuk sebagian besar dari asam ini akan mengandung atom terikat hidrogen disosiasi, yang nantinya akan bisa menghasilkan kation dan anion di dalam air.

Ada beberapa jenis asam yang cukup kuat dan juga beberapa lainnya cukup lemah. Untuk asam yang kuat sendiri dikarenakan sepenuhnya berdisosiasi di dalam air. Sebut saja seperti asam klorida yang memiliki disosiasi penuh dan menjadi ion ketika dilarutkan di dalam air. Sedangkan untuk asam yang sebagian berdisosiasi di dalam air dan mengandung air, asam dan ion maka sering kali disebut dengan asam lemah. Sebut saja seperti asam asetat.

Sedangkan untuk perbedaan asam dan basa dari segi pengertian, ditinjau dari pengertian basa adalah zat kimia yang menerima ion atau proton hidrogen. Untuk basa ini sendiri akan menyumbangkan elektron, dimana keterbalikan dari asam. Hal tersebut terlihat dari peran basa di dalam air, dimana zat kimia ini akan mengurangi konsentrasi ion hidronium H30 +. Sedagkan asam memiliki peran untuk meningkatkan konsentrasi.

Baca Juga:  Ciri Ciri & Perbedaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit + Contoh

Sifat Asam dan Basa

Untuk sifat pada kedua zat kimia tersebut, juga memiliki perbedaan yang perlu untuk kamu tahu. Dimana asam memiliki sifat korosif yakni mampu untuk membuat kulit menjadi terbakar. Asam juga memiliki pH kurang dari 7 dan mampu mengubah kertas lakmus biru menjadi warna merah. Sedangkan asam juga mampu untuk bereaksi dengan logam untuk menghasilkan gas hidrogen. Namun, ketika bereaksi dengan basa akan menghasilkan garam dan air.

Selain itu, asam juga memiliki rasa yang asam dan ketika bereaksi dengan karbonat akan membentuk karbon dioksida, air dan garam. Tak hanya itu saja, sifat asam ketika dilarutkan dalam air akan mampu untuk memisahkan ion hidrogen atau H+. Sedangkan untuk perbedaan asam dan basa berdasarkan sifat dari basa, maka akan memiliki beberapa beda yang perlu untuk kamu tahu.

Namun, baik asam maupun basa memiliki sifat ang korosif yakni mampu untuk membakar kulit kamu. Sedangkan, untuk basa biasanya mempunyai pH lebih dari 7. Sifat basa yang lainnya adalah mampu untuk mengubah kertas lakmus merah menjadi warna biru. Serta, memiliki rasa sabun atau mempunyai sentuhan yang licin. Dimana dapat kamu rasakan seperti sedang memegang sabun batang.

indikator asam basa

Tak hanya itu saja, apabila bereaksi dengan asam, maka akan menghasilkan garam dan juga air. Selain itu, basa juga memiliki sifat yakni ketika dilarutkan akan mengandung ion hidroksil ( OH -). Untuk itu, jika dilihat dalam segi sifatnya, maka kedua zat kimia tersebut akan memiliki banyak perbedaan dan mempunyai sifat yang saling berbanding terbalik.

Contoh dan Manfaat

Jika dilihat dalam segi manfaat, maka perbedaan asam dan basa pun juga akan terlihat dengan jelas. Dimana untuk manfaat asam sendiri yakni asam nukleat dari biologis seperti DNA atau asam deoksi ribonukleat dan juga RNA atau asam ribonukleat akan mengandung informasi berupa genetik. Dimana hal tersebut akan memiliki pengaruh yang penting di dalam keturunan yang ditransfer melalui satu generasi ke generasi yang lain.

Baca Juga:  Ciri Ciri & Perbedaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit + Contoh

Selain itu, asam amino juga memiliki peranan yang penting di dalam pembuatan protein. Sedangkan untuk asam lemak dan juga turunannya merupakan kelomok dari asam karboksilat yang juga memiliki peranan yang penting di dalam kehidupan. Untuk asam hidroklorat sendiri merupakan bagian dari asam lambung yang disekresi di dalam perut hewan. Dimana akan membantu untuk menghidrolisis polisakarida dan protein.

Tak hanya itu saja, asam pun juga memiliki manfaat yakni untuk membantu mekanisme pertahanan. Seperti yang terjadi pada semut, dimana mampu untuk menghasilkan asam format. Hal ini juga terjadi pada gurita, dimana hewan tersebut akan menghasilkan asam hitam yang disebut dengan melanin. Beberapa jenis asam lain seperti cuka, asam laktat hingga asam sitrat juga memiliki peranan yang penting di dalam kehidupan.

Berlanjut ke perbedaan asam dan basa, jika dilihat dari manfaatnya maka basa pun juga memiliki banyak fungsi. Diantaranya adalah dalam pembuatan kertas, sabun dan juga serat yang disebut dengan rayon. Selain itu, basa seperti sodium karbonat juga bisa bermanfaat dan digunakan sebagai sabun cuci. Sedangkan untuk sodium hidrogen, biasanya akan digunakan sebagai bahan untuk membuat serbuk kue sepertti baking soda maupun di dalam pemadam api.

Untuk itu, kedua zat kimia tersebut memanglah memiliki peranan yang sangat penting di dalam kehidupan manusia dan juga makhluk hidup yang lain. Bahkan zat atmosfer pun meruapakan zat yang bersifat asam dan juga basa. Sehingga, nantinya kedua zat tersebut mampu menerima dan menyumbangkan proton seperti air. Itulah beberapa hal yang perlu untuk kamu ketahui. Sehingga dengan mempelajari sifat dan manfaat dari zat tersebut akan membuat kamu lebih paham

Baca Juga:  Ciri Ciri & Perbedaan Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit + Contoh

You might like

Avatar

About the Author: Recca Wibisono

Market Analysis Enthusiast lulusan salah satu kampus negeri jurusan manajemen bisnis yang mempunyai hobi belanja